Real Madrid Menuju El Clásico Supercopa: Kalahkan Atlético, Tunggu Kabar Mbappé
Sports
5 menit bacaoleh Fresh Feeds AI

Real Madrid Menuju El Clásico Supercopa: Kalahkan Atlético, Tunggu Kabar Mbappé

Real Madrid ke final Supercopa usai kalahkan Atlético, diselimuti kontroversi Simeone–Vinícius, menanti kepastian Mbappé jelang El Clásico, sambil merayakan ulang tahun Rodrygo.

Real Madrid kembali menjadi pusat perhatian dunia sepak bola setelah memastikan tiket ke final Piala Super Spanyol 2026 dan memicu sejumlah cerita besar di dalam maupun luar lapangan.[2][4]

Pada semifinal yang digelar di Jeddah, Arab Saudi, Real Madrid mengalahkan rival sekota Atlético Madrid dengan skor 2-1, hasil yang mengantarkan mereka ke partai puncak melawan Barcelona dalam edisi terbaru El Clásico di ajang Supercopa.[2][4] Federico Valverde membuka keunggulan melalui eksekusi tendangan bebas menit kedua, sebuah gol yang bahkan digambarkan kiper Thibaut Courtois sebagai "seperti kartun" karena kelihaiannya menembus pagar hidup lawan.[3][4] Rodrygo kemudian menggandakan keunggulan di babak kedua, sebelum Alexander Sørloth memperkecil ketinggalan Atlético.[2][3]

Kemenangan ini menjadi jawaban Real Madrid atas kekalahan memalukan mereka di derbi sebelumnya musim ini, dengan media Spanyol menyoroti bagaimana tim asuhan Xabi Alonso kali ini tampil lebih efektif meski diakui beberapa pemain bahwa Atlético bermain lebih baik dalam sejumlah fase pertandingan.[4]

Namun, sorotan tidak hanya tertuju pada skor. Laga panas di Jeddah juga menyisakan kontroversi setelah insiden verbal antara pelatih Atlético Diego Simeone dan bintang Real Madrid Vinícius Júnior saat sang winger meninggalkan lapangan.[3][4] Menurut laporan media Spanyol, Simeone diduga melontarkan komentar bahwa klub berencana "menendang" Vinícius keluar dari Real Madrid, sesuatu yang kemudian dikonfirmasi tidak dibantah oleh sang pelatih ketika ditanya seusai laga.[3][4] Vinícius dan Simeone sama-sama diganjar kartu kuning, sementara beberapa pemain Madrid, termasuk Dani Carvajal dan Valverde, juga terlibat adu kata dalam tensi tinggi khas derbi.[3][4]

Pelatih Real Madrid Xabi Alonso secara terbuka mengecam apa yang terjadi, menegaskan bahwa “tidak semua hal dibenarkan” di atas lapangan dan bahwa ada batasan soal bagaimana pemain seharusnya diperlakukan.[3] Di sisi lain, Simeone memilih menutup rapat detail insiden dengan mengatakan bahwa apa yang terjadi di lapangan sebaiknya tetap di sana dan menegaskan kembali rasa hormatnya kepada para pemain Real Madrid.[3]

Menjelang final Supercopa melawan Barcelona, fokus lain tertuju pada kondisi kebugaran Kylian Mbappé. Penyerang Prancis itu absen di semifinal karena masalah lutut, tetapi Alonso mengonfirmasi bahwa Mbappé dijadwalkan terbang ke Jeddah dan peluangnya untuk tampil di El Clásico terbuka setelah kembali berlatih dan merasa lebih baik.[3][4] Beberapa laporan di Spanyol menyebut Real Madrid mungkin berstatus underdog menghadapi Barcelona, terutama jika Mbappé tidak berada dalam kondisi 100 persen.[4]

Di tengah hiruk-pikuk Supercopa, Real Madrid juga merayakan momen spesial salah satu bintangnya. Rodrygo genap berusia 25 tahun dan klub menyoroti kontribusinya yang sangat besar sejak didatangkan dari Brasil.[5] Dalam tujuh musim berseragam Los Blancos, ia telah mencetak 70 gol dalam 292 pertandingan dan mengoleksi 13 trofi, termasuk 2 gelar Liga Champions, 3 La Liga, 3 Piala Super Spanyol, serta berbagai gelar internasional lainnya.[5] Rodrygo dikenang atas gol-gol pentingnya, mulai dari final Piala Interkontinental melawan Pachuca hingga dua gol ikonik dalam comeback dramatis melawan Manchester City di semifinal Liga Champions, yang disebut klub sebagai bagian dari memori abadi fans.[5]

Sementara itu di cabang basket, departemen bola basket Real Madrid juga terus menjaga momentum positif. Tim asuhan Sergio Scariolo akan menutup pekan ini dengan laga tandang ke markas MoraBanc Andorra pada jornada ke-15 Liga ACB, dengan target meraih kemenangan ke-13 di kompetisi domestik musim ini.[1] Konsistensi di lapangan basket menegaskan luasnya dominasi merek Real Madrid di berbagai cabang olahraga profesional.[1]

Di level yang lebih luas, berbagai agregator berita dan portal sepak bola global mencatat bahwa minat publik terhadap Real Madrid tetap berada di puncak, seiring status mereka sebagai salah satu klub tersukses sepanjang masa dengan rekor 15 gelar Liga Champions dan 36 gelar La Liga.[6] Basis suporter yang sangat besar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, membuat setiap perkembangan — dari hasil laga, kondisi Mbappé, performa Vinícius dan Rodrygo, hingga dinamika panas dengan Atlético dan Barcelona — langsung menjadi tren di jagat maya.[4][6]

Dengan final Supercopa yang segera menghadirkan El Clásico di Arab Saudi, masa depan Vinícius yang terus dibicarakan, kebugaran Mbappé yang diawasi ketat, dan pemain-pemain kunci seperti Rodrygo yang memasuki usia emas, Real Madrid sekali lagi berdiri di pusat perhatian sebagai klub yang bukan hanya mengejar trofi, tetapi juga terus membentuk narasi besar sepak bola Eropa modern.[2][3][4][5][6]

Tag:

#Real Madrid#La Liga#Spanish Super Cup#El Clasico#Vinicius Junior

Sumber:

www.realmadrid.com

www.realmadrid.com

bolavip.com

bolavip.com

www.espn.com

www.espn.com

www.football-espana.net

www.football-espana.net

www.realmadrid.com

www.realmadrid.com

www.newsnow.com

www.newsnow.com

www.managingmadrid.com

www.managingmadrid.com