Jadwal Puasa Bulan Rajab 1447 H: Panduan Lengkap untuk Umat di Indonesia
World
4 menit bacaoleh Fresh Feeds AI

Jadwal Puasa Bulan Rajab 1447 H: Panduan Lengkap untuk Umat di Indonesia

Panduan lengkap jadwal puasa Rajab 1447 H di Indonesia: penetapan awal bulan, anjuran puasa (ayyâm al-bîdh, Senin–Kamis), niat singkat, dan pentingnya verifikasi kalender lokal.

Bulan Rajab 1447 H segera tiba dan banyak umat Muslim di Indonesia mencari jadwal puasa serta panduan pelaksanaannya; berdasarkan kalender Hijriah yang dirilis sejumlah otoritas Islam dan media nasional, 1 Rajab 1447 H diperkirakan jatuh pada 21 Desember 2025 (dimulai sejak Magrib 20 Desember 2025) meskipun ada perbedaan kecil karena metode hisab dan rukyah yang digunakan oleh lembaga berbeda[1][3][5].

Penetapan tanggal 1 Rajab ini tercantum dalam rilis Kementerian Agama dan dilaporkan oleh media nasional yang mengacu pada kalender Hijriah Indonesia; beberapa sumber juga mencatat kemungkinan perbedaan satu hari jika hasil rukyatul hilal berbeda antara otoritas setempat[1][5].

Jadwal puasa Rajab yang umum dianjurkan:

- Puasa Ayyamul Bidh (13, 14, 15 Rajab): Banyak ulama menganjurkan menjalankan puasa pada hari-hari putih (ayyâm al-bîdh) yaitu tanggal 13, 14, dan 15 Rajab; untuk 1447 H tanggal-tanggal ini menurut sebagian hisab jatuh pada awal Januari 2026 sehingga pembacaan kalender penting bagi perencanaan[1][2][3].

- Puasa Senin dan Kamis: Puasa sunnah pada hari Senin dan Kamis sepanjang bulan Rajab juga umum dilakukan dan disebut oleh beberapa panduan fiqh sebagai amalan yang dianjurkan selama bulan-bulan mulia[4][6].

- Puasa pada hari-hari utama Rajab: Beberapa tradisi menekankan memilih hari-hari yang dianggap utama dalam Rajab (mis. hari tertentu yang mempunyai catatan historis atau amalan para salaf), sementara hadis terkait puasa khusus pada Rajab tidak termasuk puasa wajib dan para ulama menghimbau agar tidak berpuasa terus-menerus tanpa jeda[1].

Contoh jadwal praktis (konversi Masehi–Hijriah menurut rilis media dan kalender hisab lokal):

- 1 Rajab 1447 H: mulai Magrib Sabtu, 20 Desember 2025 — bagi yang mengikuti penetapan ini 1 Rajab jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025[3].

- Beberapa tanggal puasa Senin–Kamis yang disebutkan oleh sumber lokal pada akhir Desember 2025 antara lain: Senin 22 Desember (2 Rajab), Kamis 25 Desember (5 Rajab), Senin 29 Desember (9 Rajab)[4][6].

- Ayyamul Bidh 13–15 Rajab diperkirakan akan bertepatan pada awal Januari 2026 menurut kalender hisab tertentu; pembaca disarankan memeriksa kalender resmi ormas atau Kemenag setempat untuk konfirmasi akhir[2][3].

Niat dan tata cara singkat: banyak panduan fiqh menyarankan membaca niat puasa sunnah biasa (niat untuk berpuasa karena Allah) sebelum Subuh, menjaga adab seperti memperbanyak dzikir, sedekah, dan tilawah Al-Qur'an, serta tidak menjadikan puasa Rajab sebagai puasa wajib atau mengklaim keutamaan yang tidak shahih tanpa rujukan ulama yang terpercaya[1][4].

Kepentingan verifikasi lokal: karena sistem penentuan awal bulan Hijriah dapat berbeda (hisab vs rukyah) dan otoritas lokal (Kementerian Agama, ormas seperti NU/Muhammadiyah, atau lembaga peradaban Islam) mungkin menerbitkan kalender final yang sedikit berbeda, disarankan memeriksa pengumuman resmi setempat (Kemenag, PBNU, PP Muhammadiyah atau kantor KUA setempat) menjelang awal Rajab untuk memastikan tanggal pasti dan jadwal amalan[1][2][5].

Sumber yang dirujuk untuk artikel ini adalah laporan media nasional dan panduan kalender hisab lokal yang dirilis dalam beberapa hari terakhir oleh instansi dan media terpercaya di Indonesia; bila Anda memerlukan jadwal yang disesuaikan dengan kota atau provinsi tertentu, saya dapat membantu mencari penetapan resmi lokal (KUA/Kemenag provinsi/kabupaten) dan menyajikannya.

Tag:

#Rajab#puasa#kalender Hijriah#Kemenag#ayyamul-bidh

Sumber:

www.cnnindonesia.com

www.cnnindonesia.com

kumparan.com

kumparan.com

www.merahputih.com

www.merahputih.com

www.antaranews.com

www.antaranews.com

bmm.or.id

bmm.or.id

unikma.ac.id

unikma.ac.id