Drama di Giovanni Zini: Cremonese Gagal Amankan Kemenangan, Cagliari Curi Poin di Menit Akhir
Sports
โ€ข5 menit bacaโ€ขoleh Fresh Feeds AI

Drama di Giovanni Zini: Cremonese Gagal Amankan Kemenangan, Cagliari Curi Poin di Menit Akhir

Cremonese dan Cagliari bermain imbang 2-2 di Serie A. Cremonese sempat unggul 2-0 lewat Johnsen dan Vardy, namun Adopo dan gol telat Trepy menyelamatkan satu poin Cagliari.

Laga Cremonese vs Cagliari di Stadio Giovanni Zini berakhir dramatis dengan skor 2-2, setelah tim tamu Cagliari mencetak gol penyeimbang di menit-menit akhir pertandingan Serie A pekan ke-19.[2][7]

Pertandingan yang berlangsung di Cremona itu menjadi sorotan karena kedua tim sama-sama berjuang menjauh dari zona bawah klasemen dan membutuhkan poin untuk menstabilkan posisi di paruh musim.[1][5]

Cremonese membuka pertandingan dengan sangat baik. Penyerang sayap Dennis Johnsen membawa tuan rumah unggul cepat lewat gol pada menit ke-4, memanfaatkan ruang di kotak penalti dan menuntaskan peluang dengan tembakan kaki kanan ke pojok bawah gawang.[4][5]

Tekanan Cremonese berlanjut dan dibayar pada menit ke-29. Striker veteran Jamie Vardy, yang musim ini menjadi salah satu referensi utama di lini depan Cremonese, menggandakan keunggulan menjadi 2-0 dengan penyelesaian klinis dari dalam kotak penalti.[1][2][8]

Meski tertinggal dua gol, Cagliari tidak menyerah. Pergeseran momentum terjadi di babak kedua ketika tim tamu mulai lebih agresif menekan pertahanan Cremonese. Upaya itu berbuah hasil pada menit ke-51 saat Michel Adopo memperkecil skor menjadi 2-1, menghidupkan kembali harapan Cagliari untuk mencuri poin.[2][8]

Seiring berjalannya waktu, Cremonese berusaha mengontrol permainan dan sesekali mengancam lewat serangan balik. Namun Cagliari terus menekan, memaksa tuan rumah bertahan cukup dalam di 15 menit terakhir. Statistik penguasaan bola dan serangan berbahaya menunjukkan tim tamu semakin dominan mendekati akhir laga.[2][7]

Drama puncak terjadi pada menit ke-88. Gelandang muda Yael Trepy mencetak gol penting bagi Cagliari, mengubah skor menjadi 2-2 dan membungkam publik tuan rumah yang sudah berharap pada tiga poin penuh.[1][2] Gol telat ini memastikan kedua tim harus puas berbagi angka.

Dari sisi data, berbagai platform statistik mencatat bahwa pertandingan berjalan relatif seimbang, meski Cagliari sedikit lebih unggul dalam total serangan dan peluang pada babak kedua.[2][7] Cremonese sempat memiliki kesempatan untuk mengunci kemenangan, termasuk beberapa percobaan di kotak penalti lawan di masa tambahan waktu, namun penyelesaian akhir tidak cukup tajam.[1]

Hasil imbang ini membuat posisi kedua tim di klasemen tetap rapat. Cremonese kini mengoleksi sekitar 22 poin, sementara Cagliari berada di belakang mereka dengan sekitar 19 poin, berdasarkan pembaruan terbaru klasemen Serie A yang dirilis bersamaan dengan laporan pertandingan.[1][5] Bagi Cremonese, kehilangan keunggulan dua gol di kandang terasa sebagai kesempatan yang terbuang, sedangkan Cagliari dapat melihat hasil ini sebagai satu poin berharga dalam perjuangan mereka menjauhi zona degradasi.

Dari sisi individu, nama-nama seperti Dennis Johnsen dan Jamie Vardy menjadi sorotan di kubu Cremonese karena kontribusi langsung pada gol, sementara Michel Adopo dan Yael Trepy tampil sebagai pahlawan bagi Cagliari dengan gol yang menjaga moral tim.[2][8] Beberapa pemain juga menerima kartu kuning dalam duel sengit yang diwarnai banyak pelanggaran di lini tengah.[4]

Laga ini sekaligus memperpanjang catatan pertemuan yang sebelumnya lebih banyak menguntungkan Cagliari. Sebelum duel ini, rekor head-to-head menunjukkan Cagliari unggul dalam jumlah kemenangan atas Cremonese di semua ajang.[3] Dengan hasil imbang ini, Cremonese masih harus bekerja keras jika ingin membalikkan tren pertemuan mereka melawan klub asal Sardinia tersebut di masa mendatang.

Bagi penonton netral, pertandingan di Giovanni Zini ini menghadirkan semua elemen hiburan: start cepat dengan gol awal, dominasi bergantian, perubahan momentum di babak kedua, dan penyelesaian dramatis di menit-menit akhir. Bagi kedua pelatih, duel ini juga menjadi bahan evaluasi penting, terutama soal kemampuan menjaga konsentrasi hingga peluit akhir dan efektivitas dalam mengelola keunggulan atau mengejar ketertinggalan di level tertinggi Liga Italia.

Tag:

#Cremonese#Cagliari#Serie A#sepak bola Italia#hasil pertandingan

Sumber:

www.espn.com.au

www.espn.com.au

www.sofascore.com

www.sofascore.com

www.fotmob.com

www.fotmob.com

en.as.com

en.as.com

www.espn.com.au

www.espn.com.au

www.365scores.com

www.365scores.com

www.besoccer.com

www.besoccer.com

www.whoscored.com

www.whoscored.com

www.cbssports.com

www.cbssports.com