
**Sri Mulyani Indrawati Bergabung dengan Dewan Gates Foundation: Langkah Bersejarah Bill Gates**
Sri Mulyani Indrawati, mantan Menteri Keuangan Indonesia yang terkenal dengan keahliannya di bidang ekonomi dan kebijakan pembangunan, telah diangkat sebagai anggota dewan pengatur (governing board) Bill & Melinda Gates Foundation. Pengumuman ini dirilis oleh yayasan tersebut pada Senin waktu setempat, menandai peningkatan pengaruh Indonesia di panggung filantropi global.[1][2][3]
Gates Foundation, organisasi filantropi swasta terkaya di dunia yang berbasis di Seattle, AS, menyoroti bahwa pengalaman Sri Mulyani akan membawa perspektif berharga. CEO yayasan, Mark Suzman, menyatakan, "Kepemimpinannya akan memastikan sumber daya kami terus digunakan untuk memperluas peluang, mempromosikan pertumbuhan ekonomi inklusif, dan meningkatkan hasil bagi komunitas di seluruh dunia." Dewan ini dibentuk pada 2022 dan dipimpin oleh Bill Gates, pendiri Microsoft, bersama anggota lain seperti Ashish Dhawan, Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, dan Suzman.[1]
Pengangkatan ini terjadi di tengah komitmen ambisius Bill Gates untuk menghabiskan seluruh endowment yayasan dalam dua dekade ke depan. Menurut laporan Fortune tahun lalu, rencana ini mencakup pengeluaran dana penuh dalam 20 tahun setelah kematian Bill Gates dan mantan istrinya, Melinda French Gates. Fokus utama adalah mengakhiri kematian ibu dan bayi yang dapat dicegah, memastikan generasi mendatang bebas dari penyakit menular mematikan, serta mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan ekstrem menuju kemakmuran.[1][3]
Sri Mulyani menyambut baik pengangkatan ini dengan penuh kehormatan. "Dengan 20 tahun untuk menciptakan dampak terbesar bagi mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat bergabung dengan dewan Gates Foundation untuk berkontribusi pada momen krusial tantangan dan peluang ini," katanya dalam pernyataan resmi. Hubungan Sri Mulyani dengan yayasan ini telah berlangsung hampir satu dekade, termasuk kolaborasi dalam inisiatif teknologi untuk pembangunan berkelanjutan.[3]
Pengangkatan ini juga memperkuat peran strategis dewan dalam mengarahkan sumber daya yayasan untuk dampak global. Sebagai ekonom terkemuka Indonesia, Sri Mulyani diharapkan membawa wawasan tentang kebijakan ekonomi inklusif, terutama di negara berkembang. Langkah Bill Gates ini menegaskan komitmen yayasan untuk kepemimpinan beragam dalam mengatasi tantangan kesehatan global, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan.[2][3]
Tags:
Sources:
www.thejakartapost.com
www.gatesfoundation.org
seasia.co
ca.okfn.org