
Ridwan Kamil Klarifikasi Pemberian Uang ke Lisa Mariana: Terkait Pemerasan, Bukan Dana Korupsi
Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, memberikan klarifikasi resmi terkait pemberian uang kepada selebgram Lisa Mariana Presley Zulkandar yang tengah menjadi sorotan publik. Menurut Ridwan Kamil, uang yang diberikan kepada Lisa Mariana adalah dana pribadi dan dilakukan dalam konteks pemerasan, bukan berasal dari dana korupsi yang sedang diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pernyataan ini disampaikan Ridwan Kamil saat diperiksa sebagai saksi di kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) periode 2021-2023 di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 2 Desember 2025. Ia menegaskan bahwa pemberian uang itu tidak ada kaitannya dengan kasus korupsi tersebut, melainkan demi memenuhi tekanan dan pemerasan yang dialaminya.
"Itu konteksnya pemerasan," ujar Ridwan Kamil terkait uang yang diterima Lisa Mariana. Ia menegaskan bahwa dana tersebut sepenuhnya berasal dari rekening pribadinya, bukan dari dana proyek pengadaan iklan Bank BJB yang sedang diselidiki KPK.
Sebelumnya, pada Agustus 2025, Lisa Mariana mengakui di hadapan penyidik KPK bahwa ia menerima aliran dana yang diduga terkait kasus Bank BJB. Lisa menyatakan bahwa uang itu diberikan untuk anaknya, namun enggan menyebutkan nominal dan sumber pasti dana tersebut, serta menyerahkan penjelasan lebih lanjut kepada KPK.
Kasus dugaan korupsi di Bank BJB yang sedang diusut KPK telah menetapkan lima tersangka, termasuk Direktur Utama Bank BJB dan pejabat terkait. Penyidik memperkirakan kerugian negara akibat dugaan korupsi ini mencapai sekitar Rp222 miliar. Dalam proses penyidikan, KPK sempat menggeledah rumah Ridwan Kamil dan menyita sejumlah aset pada Maret 2025.
Klarifikasi Ridwan Kamil ini juga diperkuat dalam pernyataan dan video resmi yang beredar di media massa dan platform YouTube, memperjelas posisi bahwa pemberian uang kepada Lisa Mariana bukan bagian dari aktivitas koruptif, melainkan upaya memenuhi tekanan pemerasan pribadi yang dialaminya.
Pemberitaan seputar kasus ini masih berkembang dan menjadi perhatian publik di Indonesia, mengingat nama Ridwan Kamil yang juga merupakan tokoh publik dan mantan pejabat daerah.
Tags:
Sources:
www.antaranews.com
beritabanten.com
news.detik.com
www.youtube.com