
Drama Enam Gol: Eintracht Frankfurt vs Borussia Dortmund Berakhir 3-3 di Deutsche Bank Park
Laga Eintracht Frankfurt vs Borussia Dortmund di Deutsche Bank Park menghadirkan drama enam gol dan berakhir dengan skor imbang 3-3, menjadikannya salah satu pertandingan paling menegangkan pada pekan ke-16 Bundesliga 2025/26.
Dortmund sempat dua kali unggul, Frankfurt berbalik memimpin di masa injury time, sebelum gol sangat telat Carney Chukwuemeka menyelamatkan satu poin untuk tim tamu di detik-detik akhir pertandingan.[2][3]
Partai ini juga menjadi penanda restart Bundesliga setelah jeda musim dingin tiga pekan, dengan kedua tim langsung menyuguhkan tempo tinggi, intensitas keras, dan drama hingga peluit akhir.[3]
Jalannya Pertandingan: Dortmund Dominan, Frankfurt Pantang Menyerah
Dortmund membuka skor lebih dulu lewat gol Baier pada menit ke-10, memanfaatkan start agresif tim tamu yang langsung menekan pertahanan Frankfurt sejak awal laga.[5] Keunggulan ini sempat membuat Dortmund terlihat lebih nyaman menguasai bola dan mengendalikan ritme pertandingan.
Namun Frankfurt merespons dengan baik. Tuan rumah mendapat hadiah penalti pada menit ke-22 setelah pelanggaran ceroboh penyerang Dortmund Serhou Guirassy di kotak terlarang.[3] Can Uzun yang menjadi eksekutor tidak menyia-nyiakan peluang dan menaklukkan kiper Dortmund untuk mengubah skor menjadi 1-1.[2][3]
Babak pertama kemudian berjalan relatif seimbang dengan kedua tim saling menciptakan peluang, namun tanpa tambahan gol sampai jeda. Selepas istirahat, Dortmund kembali meningkatkan intensitas dan memainkan bola lebih cepat dari kaki ke kaki untuk membongkar lini belakang Frankfurt.
Pada menit ke-68, usaha itu berbuah hasil. Felix Nmecha melepaskan tembakan rendah yang sempat berbelok arah karena defleksi dan bersarang di tiang jauh, mengembalikan keunggulan Dortmund menjadi 2-1.[3][5]
Namun seperti di babak pertama, Frankfurt kembali menunjukkan mental pantang menyerah. Hanya tiga menit berselang, pada menit ke-71, pertahanan Dortmund lengah dan gagal mengantisipasi pergerakan Younes Ebnoutalib. Penyerang Frankfurt itu lolos dan menuntaskan peluang dengan penyelesaian keras untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.[3][5]
Injury Time Kacau: Gol Dahoud dan Balasan Super Telat Chukwuemeka
Memasuki menit-menit akhir, Dortmund meningkatkan tekanan untuk mencari kemenangan. Nico Schlotterbeck bahkan sempat mengguncang mistar gawang dengan sebuah tembakan keras yang nyaris menjadi gol penentu.[3]
Justru Frankfurt yang kemudian mengejutkan. Di masa injury time, Mo Dahoud – yang pernah berseragam Dortmund – mencetak gol ke gawang mantan klubnya. Tembakannya di waktu tambahan membawa Frankfurt berbalik unggul 3-2 dan seolah mengunci tiga poin bagi tuan rumah.[3][4]
Namun drama belum berakhir. Dortmund menolak pulang tanpa poin dan terus menekan hingga detik terakhir. Pada menit 90+6, Carney Chukwuemeka muncul sebagai pahlawan. Gelandang muda itu menyambar bola dari jarak sangat dekat dan menempatkannya ke pojok atas gawang untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3 di penghujung laga.[2][3][5]
Sekitar satu menit kemudian, wasit meniup peluit panjang dan mengakhiri pertandingan dengan skor imbang 3-3 dalam suasana yang sangat menegangkan di stadion.[2]
Dampak ke Klasemen: Dortmund Masih di Papan Atas, Frankfurt Jaga Persaingan Eropa
Hasil imbang ini membuat Borussia Dortmund kini mengoleksi 33 poin dari 16 pertandingan, dengan catatan 9 kemenangan, 6 imbang, dan 1 kekalahan serta selisih gol +14.[2] Mereka tetap berada di papan atas dan terus menempel Bayern Munich yang memimpin klasemen dengan 41 poin dari 15 laga.[2]
Bagi Eintracht Frankfurt, tambahan satu poin membawa mereka ke 26 poin dari 16 laga (7 menang, 5 imbang, 4 kalah) dengan selisih gol 0.[2] Posisi ini menempatkan Frankfurt dalam persaingan ketat zona Eropa, bersaing dengan tim-tim seperti Union Berlin dan Freiburg di papan tengah atas.[2]
Di tengah kondisi cuaca buruk di beberapa wilayah Jerman yang menyebabkan sebagian laga tertunda, duel Frankfurt vs Dortmund justru menjadi hiburan utama dengan tempo tinggi, enam gol, dan drama beruntun di akhir laga.[3]
Poin-Poin Kunci Pertandingan
Beberapa hal menonjol dari laga ini:
• Produktivitas serangan Dortmund: Meski gagal menang, Dortmund kembali menunjukkan kemampuan mencetak gol dari berbagai skenario – kombinasi terbuka, tembakan jarak menengah, hingga kemelut di depan gawang.[3][5]
• Masalah konsentrasi bertahan: Lini belakang Dortmund kembali menjadi sorotan setelah dua kali membiarkan Frankfurt menyamakan kedudukan dan kemudian kebobolan di injury time sebelum menyelamatkan diri dengan gol telat.[3]
• Resiliensi Frankfurt: Tuan rumah dua kali tertinggal dan sempat berbalik unggul di masa tambahan waktu. Mentalitas ini menjadi modal penting mereka untuk bersaing di papan atas dan zona Eropa.[3][4]
• Dampak pergantian pemain: Masuknya pemain-pemain segar di babak kedua dari kedua tim memberi kontribusi pada tempo yang tetap tinggi hingga akhir serta hadirnya gol-gol di menit-menit akhir.[3][5]
Bagi penonton netral, laga ini menawarkan semua unsur hiburan: gol cepat, comeback berulang, gol mantan pemain, serta penyeimbang di detik terakhir. Bagi pendukung Dortmund dan Frankfurt, hasil ini mungkin terasa pahit-manis: satu poin terselamatkan, namun dua poin juga lepas begitu saja.
Dengan masih panjangnya musim 2025/26, kedua tim akan berusaha memperbaiki konsistensi – Frankfurt untuk memantapkan posisi di jalur Eropa, dan Dortmund untuk terus menempel Bayern di puncak klasemen Bundesliga.[2][3]
Tags:
Sources:
bleacherreport.com
africa.espn.com
www.straitstimes.com
www.timesunion.com
www.youtube.com