Crystal Palace Tahan Laju Aston Villa dalam Laga Tanpa Gol di Selhurst Park
Sports
•5 min read•by Fresh Feeds AI

Crystal Palace Tahan Laju Aston Villa dalam Laga Tanpa Gol di Selhurst Park

Crystal Palace menahan Aston Villa 0-0 di Selhurst Park. Villa gagal mendekati Arsenal di puncak klasemen, sementara Palace meraih poin penting untuk hentikan tren negatif.

Crystal Palace berhasil menahan laju Aston Villa dalam laga sengit yang berakhir imbang 0-0 di Selhurst Park pada lanjutan Liga Primer Inggris pekan ke-21.

Hasil ini membuat Villa gagal memaksimalkan peluang untuk menekan Arsenal di puncak klasemen, meski tetap menjaga posisi di papan atas dengan 43 poin dari 21 laga.[2][4] Palace sendiri menjaga jarak aman dari zona degradasi dengan kini mengoleksi 28 poin (7 menang, 7 imbang, 7 kalah).[2]

Villa gagal manfaatkan momen dalam perburuan gelar

Aston Villa datang ke London dengan misi besar: memanfaatkan terpelesetnya pesaing dan memangkas jarak dengan Arsenal di puncak klasemen.[2][4] Namun, meski menguasai bola lebih banyak (sekitar 59% berbanding 41%) dan menciptakan 15 tembakan dengan 1,74 xG, mereka tetap buntu di depan gawang.[4]

Ollie Watkins sempat menjadi ancaman utama dan dilaporkan mengenai tiang dalam salah satu peluang terbaik Villa, sementara Victor Lindelöf juga hampir memecah kebuntuan lewat sundulan yang menghantam tiang di pengujung laga.[4][3] Kegagalan mengonversi peluang ini membuat Villa hanya pulang dengan satu poin dari markas yang dalam tiga kunjungan terakhir selalu berakhir dengan kekalahan bagi mereka.[3]

Crystal Palace bangkit dari tren negatif

Bagi Palace, satu poin ini terasa penting secara psikologis. Skuad Oliver Glasner datang ke pertandingan setelah kalah dalam empat dari lima laga terakhir Liga Primer dan sedang mencoba menghentikan penurunan performa.[3] Di babak kedua, The Eagles justru tampil lebih agresif dan sempat mendominasi fase penting laga.

Brennan Johnson, yang menjalani debut kandang usai transfer bernilai besar dari Tottenham, mendapat salah satu peluang terbaik Palace di menit-menit awal, tetapi usahanya masih bisa ditepis Emiliano Martínez.[3] Jean-Philippe Mateta juga beberapa kali mengancam, termasuk nyaris menyambar umpan Johnson yang melewati mulut gawang.[3]

VAR, penalti yang dibatalkan, dan kartu kuning Johnson

Laga sempat memanas ketika pemain Villa menuntut penalti setelah bola mengenai tangan Tyrick Mitchell di kotak terlarang, tetapi wasit menolak klaim tersebut.[3] Di sisi lain, Palace juga sempat berharap pada keputusan VAR dalam sebuah insiden di kotak penalti, namun tinjauan memutuskan tidak ada pelanggaran dan justru Brennan Johnson mendapat kartu kuning karena dianggap melakukan simulasi (diving).[3][1]

Beberapa peluang beruntun Palace di pertengahan babak kedua—termasuk tembakan keras Yéremy Pino yang diblok kiper dan kemelut di depan gawang—gagal berbuah gol meski selisih tipis saja dari membuka skor.[3][4]

Statistik: partai ketat, kedua tim sama-sama punya peluang

Data pertandingan memperlihatkan duel yang relatif berimbang meski Villa sedikit unggul dalam kontrol permainan:

- Penguasaan bola: Palace 41% – 59% Villa[4]
- Tembakan: Palace 11 – 15 Villa[4]
- Big chances: 3 – 3[4]
- Expected goals (xG): Palace 1,50 – 1,74 Villa[4]

Angka-angka tersebut menegaskan bahwa kedua tim memiliki peluang nyata untuk memenangkan pertandingan, tetapi penyelesaian akhir dan ketangguhan kedua kiper menjadi faktor penentu skor tetap 0-0.[2][4]

Dampak bagi klasemen dan momentum ke depan

Hasil imbang ini membuat Villa tertahan di 43 poin, sejajar dengan Manchester City tetapi tertinggal selisih gol dan masih di bawah Arsenal yang memimpin dengan 48 poin.[2] Dalam konteks persaingan gelar, setiap poin yang hilang melawan tim papan tengah seperti Palace bisa menjadi krusial di akhir musim.

Bagi Palace, menahan salah satu tim terpanas di liga memberi dorongan moral penting. Setelah periode sulit, satu clean sheet melawan lini serang Villa yang produktif—dengan menciptakan banyak peluang dan xG relatif tinggi—dapat menjadi fondasi untuk memperbaiki performa pada laga-laga berikutnya.[3][4]

Gambaran tren pertemuan

Secara historis, pertemuan kedua tim cenderung berlangsung ketat, dan Selhurst Park beberapa musim terakhir bukan tempat yang mudah bagi Villa, yang sebelumnya menelan tiga kekalahan beruntun di sana sebelum hasil imbang kali ini.[3] Tambahan satu poin di kandang Palace bisa dibaca sebagai perbaikan kecil bagi Villa, tetapi tidak cukup dalam konteks ambisi mereka menempel ketat Arsenal.

Bagi penonton di Indonesia, laga ini menggambarkan dinamika klasik Liga Primer: tim papan atas yang berupaya mengejar gelar bisa tersandung oleh organisasi pertahanan rapat dan intensitas tuan rumah, bahkan ketika statistik menyerang tampak berpihak pada mereka.

Tags:

#Liga Inggris#Crystal Palace#Aston Villa#Premier League#sepak bola Inggris

Sources:

www.sofascore.com

www.sofascore.com

www.espn.com

www.espn.com

www.espn.com

www.espn.com

www.fotmob.com

www.fotmob.com

www.youtube.com

www.youtube.com

www.avfc.co.uk

www.avfc.co.uk

www.skysports.com

www.skysports.com

us.soccerway.com

us.soccerway.com

www.flashscoreusa.com

www.flashscoreusa.com